“Dari tadi kerupuk ini gak ada yang beli, tolong dibeli satu saja nak. Biar kakek bisa makan hari ini” pinta Kakek Arifin.

Beginilah perjuangan Kakek Arifin (76) yang setiap hari harus berjalan 50 KM demi bisa makan dan menghidupi keluarga. Beliau berjualan kerupuk dengan sisa-sisa tenaganya. Sambil berdiri, berharap ada yang membeli kerupuknya.
Kakek Arifin sebenarnya sudah tidak kuat berjualan lagi. Beliau sempat sakit parah selama 2 tahun dan tidak bisa bekerja. Untuk hidup sehari-hari saja sangat sulit. Bersyukur ada yang membantunya bertahan saat itu.
Setelah sembuh, Kakek Arifin tidak punya pilihan lain selain kembali bekerja. Beliau tidak bisa berharap dari pemberian orang terus. Kakek Arifin dengan tubuhnya yang ringkih sambil menaiki sepeda tuanya.

Kakek Arifin tidak kuat mengayuh lagi. Beliau hanya menaiki sepeda tersebut sambil berjalan dengan sangat pelan. Setiap 10 atau 15 menit pasti kakek akan berhenti karena napasnya tersengal-sengal. Kakek sering kedinginan karena tidak bisa cepat ketika hujan turun.
“Kaki kakek sakit sekali untuk berjalan. Harus diolesi salep karena kalau tidak, kakek tidak bisa jalan dan pulang” terang Kakek Arifin.

Di usianya yang lebih dari setengah abad. Tubuh Kakek Arifin sudah tidak sekuat dulu. Namun, beliau terpaksa harus bekerja di jalanan. Menahan panas dan dinginnya hujan.

Sobat, Kakek Arifin terus mencari makan dan bertanggung jawab memenuhi kebutuhan keluarga. Maukah kamu membantu meringankan beban hidup kakek? Kamu bisa bantu dengan cara:
- Klik tombol “DONASI SEKARANG”;
- Masukkan nominal donasi;
- Pilih metode pembayaran dan transfer ke no. rekening yang tertera;
Tak hanya mendoakan dan berdonasi, saudara-saudara juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang membantu.
Baca selengkapnya ▾