Di usianya yang sudah tidak muda lagi, Mbah Arifin masih terus berjuang mencari nafkah. Setiap hari, beliau berjualan kerupuk demi bisa makan dan menghidupi keluarganya. Jarak yang ditempuh pun tidak dekat. Mbah Arifin harus berkeliling hingga puluhan kilometer agar dagangannya laku terjual.

Perjuangan itu tentu tidak mudah. Tubuh Mbah Arifin sudah tidak sekuat dulu. Beliau pernah sakit parah selama dua tahun hingga tidak mampu bekerja. Pada masa itu, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja terasa sangat berat. Alhamdulillah, masih ada orang-orang baik yang membantu beliau bertahan.
Setelah kondisinya membaik, Mbah Arifin kembali berjualan. Bukan karena beliau sudah benar-benar kuat, melainkan karena tidak ada pilihan lain. Beliau tidak ingin terus bergantung pada pemberian orang. Dengan sisa tenaga yang ada, Mbah Arifin kembali mendorong sepedanya, membawa kerupuk dari satu tempat ke tempat lain.

Kini, kondisi Mbah Arifin semakin lemah. Beliau sudah tidak kuat lagi mengayuh sepeda seperti dulu. Sepeda itu lebih sering beliau tuntun pelan-pelan sambil berjalan. Setiap hari Rabu, Mbah Arifin memilih libur berjualan karena tubuhnya sudah terlalu lelah jika harus bekerja setiap hari.
Sobat Baik, perjuangan Mbah Arifin belum selesai. Di usia senjanya, beliau masih membutuhkan uluran tangan kita agar bisa bertahan dengan lebih layak.
Mari bantu Mbah Arifin. Kebaikan Sobat Baik dapat disalurkan dengan klik tombol “Donasi Sekarang”.
Baca selengkapnya ▾