
Di sebuah ruang perawatan intensif, seorang bayi kecil sedang berjuang untuk bertahan. Namanya Shanum bertempat tinggal di Bali, usianya baru 7 bulan. Saat ini Shanum dirawat di PICU dalam kondisi kritis akibat infeksi paru-paru yang diperparah oleh riwayat gangguan jantung bawaan yang ia miliki sejak lahir.

Dengan berat badan yang hanya sekitar 4 kg, kondisi Shanum masih sangat rentan. Ia membutuhkan pemantauan ketat dan penanganan intensif dari tim medis agar dapat melewati masa kritis ini. Setiap hari menjadi perjuangan besar bagi tubuh kecilnya untuk tetap bertahan.

Orang tua Shanum tentu tidak tinggal diam. Mereka terus mendampingi dan berdoa di sampingnya. Namun di balik perjuangan itu, ada beban yang tidak ringan yang harus mereka hadapi.
Ayah Shanum bekerja sebagai buruh angkut arang, dengan penghasilan yang tidak menentu. Dalam seminggu, ia hanya bisa bekerja sekitar dua kali, itupun jika ada panggilan pekerjaan. Penghasilan yang terbatas membuat keluarga kesulitan memenuhi kebutuhan tambahan selama Shanum dirawat.

Meski pengobatan utama dibantu oleh BPJS, masih banyak kebutuhan penunjang yang harus dipenuhi, seperti susu khusus untuk Shanum, pampers, obat dan kebutuhan medis tambahan, serta biaya kebutuhan harian keluarga selama mendampingi di rumah sakit.
Di tengah kondisi darurat ini, keluarga Shanum benar-benar membutuhkan dukungan. Mereka hanya ingin satu hal: melihat Shanum kembali sehat dan bisa tumbuh seperti bayi lainnya.
Mari bersama-sama membantu meringankan perjuangan Shanum dan keluarganya. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti untuk membantu memenuhi kebutuhan perawatan Shanum selama masa kritis ini.
Semoga setiap doa dan bantuan yang kita berikan menjadi jalan kesembuhan bagi Shanum.
![]()
Belum ada Fundraiser