
Sejak gempa dan tsunami kecil melanda, para nelayan di Kecamatan Riung, Ngada, tidak bisa kembali melaut.
Sejak 15 Agustus, aktivitas melaut terhenti. Gempa dan tsunami kecil menyebabkan kerusakan pada mesin perahu serta jaring dan pukat yang biasa digunakan nelayan untuk mencari nafkah.

Bagi nelayan, laut adalah sumber penghidupan. Di sanalah mereka menggantungkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Ketika perahu dan alat tangkap rusak, mereka kehilangan kemampuan untuk bekerja dan mencari penghasilan seperti biasanya.
Untuk kembali melaut, satu perahu membutuhkan biaya perbaikan sekitar Rp3.500.000, termasuk perbaikan mesin serta jaring atau pukat.

Dompet Sosial Madani berikhtiar membantu para nelayan terdampak agar dapat memperbaiki perahu dan alat tangkap mereka, sehingga perlahan dapat kembali bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga.
Bantuan direncanakan disalurkan kepada nelayan terdampak di 4 titik di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada.

Gempa mungkin telah berlalu, tetapi dampaknya masih dirasakan oleh warga yang kehilangan sumber penghasilan.
Mari bantu para nelayan memperbaiki perahu dan alat tangkap mereka.
Bantu nelayan Riung kembali melaut dan kembali mencari nafkah untuk keluarganya.
Sedekah hari ini!
![]()
Belum ada Fundraiser