Bayangkan jika setiap huruf Al-Qur’an yang dibaca oleh seseorang menjadi aliran pahala tanpa henti untuk kita. Bahkan setelah kita tiada, kebaikan ini tetap mengalir. Sekarang, bayangkan jika pahala itu juga mengalir untuk orang tua kita—baik yang masih hidup maupun yang telah berpulang.
Inilah kesempatan kita untuk memberikan hadiah terbaik yang tak akan pernah habis: sedekah Al-Qur’an.
Di bulan Ramadhan yang penuh berkah, mari hadirkan mushaf Al-Qur’an bagi mereka yang benar-benar membutuhkannya. Anak-anak di pelosok yang tengah belajar mengaji, para lansia yang baru mulai belajar membaca Al-Qur’an, hingga penyintas kebakaran seperti Bu Sulfiah dan keluarga lain di Jl Tukad Banyusari, Denpasar, yang kehilangan seluruh harta benda mereka akibat kebakaran.
Di tengah keterbatasan mereka, mushaf Al-Qur’an bisa menjadi cahaya yang menguatkan.
Setiap lembar yang dibaca, setiap ayat yang dihafal, dan setiap doa yang mereka panjatkan dari mushaf yang kita donasikan akan menjadi ladang pahala. Rasulullah ﷺ bersabda, Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya. (HR. Bukhari). Bayangkan, sedekah kecil kita hari ini bisa menjadi investasi pahala yang terus bertumbuh untuk selamanya.
Ramadhan adalah waktu terbaik untuk berbagi. Setiap amal kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya. Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk menghadiahkan Al-Qur’an bagi mereka yang membutuhkan, sekaligus mengalirkan pahala abadi untuk orang tua dan orang-orang tercinta.
Satu mushaf Al-Qur’an yang Sobat donasikan bisa menjadi cahaya bagi banyak orang. Bersama, kita bisa memberikan lebih banyak mushaf dan lebih banyak keberkahan.