
Sobat Baik, pernahkah membayangkan semangat belajar anak-anak yang besar, harus terbentur dengan fasilitas yang sangat terbatas?

Di Buruan, Gianyar, ada 117 anak yang setiap hari belajar mengaji di sebuah rumah kontrakan sederhana. Rumah ini bukan hanya disewa untuk tempat belajar, tetapi juga masih dihuni oleh pemilik. Akibatnya, ruang untuk belajar sangat terbatas, dan kegiatan anak-anak sering terhambat.
Tempat ngaji ini adalah satu-satunya di Buruan. Sejak berdiri pada 2020, tempat ini menjadi harapan utama bagi anak-anak untuk mengenal dan memahami Al-Qur’an. Istimewanya, ada 8 guru yang mengajar dengan penuh keikhlasan, meski mereka juga harus berjuang menghidupi keluarga masing-masing.

Salah satunya Ustad Imam, beliau sehari-hari berjualan bakso keliling untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Meskipun penghasilannya tidak banyak, Ustad Imam selalu berhenti berjualan sebelum waktu mengajar tiba. Baginya, mendidik anak-anak di TPQ ini adalah ladang amal yang tak ternilai.
Namun, saat ini tempat ngaji ini membutuhkan bantuan kita semua. Kondisi tempat yang masih ngontrak membuat kegiatan belajar mengaji tidak leluasa. Kami bercita-cita membangun tempat ngaji sendiri di atas lahan seluas 1 are, tetapi anggaran pembangunan yang mencapai Rp 550 juta membuatnya sulit terwujud tanpa uluran tangan Sobat Baik.

Dana yang terkumpul akan digunakan untuk:

"Apabila seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak sholeh yang mendoakannya."
(HR. Muslim)
Dengan mendukung pembangunan tempat ngaji ini, Anda turut berkontribusi pada sedekah jariyah yang pahalanya akan terus mengalir, bahkan ketika kita sudah tiada. Tempat ini akan menjadi ladang ilmu bagi anak-anak dan masyarakat sekitar untuk terus mendekatkan diri kepada Allah.

Sobat Baik, setiap donasi yang Anda berikan, sekecil apa pun, sangat berarti bagi anak-anak di Buruan. Mari kita wujudkan mimpi mereka memiliki tempat ngaji yang layak.
![]()
Belum ada Fundraiser